Penyebab Vagina (Memek) Selalu Kering

Mengobati Vagina (Memek) Selalu Kering
Penyebab Vagina (Memek) Selalu Kering - Normalnya, vagina berada dalam kondisi yang basah, yang menandakan kadar hormon normal. Tetapi, vagina yang kering harus diwaspadai.

Beberapa perubahan kecil yang terjadi pada tubuh, seperti stres, menurunkannya libido, dan perubahan gaya hidup dapat membuat vagina kering.

Vagina yang kering tentu bisa membuat acara bercinta menjadi tidak nyaman. Pemakaian lubrikasi juga tidak bisa menjadi solusi permanen karena penanganannya harus disesuaikan dengan sumber masalahnya.

Ketahui apa saja penyebab organ intim wanita bisa menjadi kering.

Masalah ovulasi

Saat seorang wanita mengalami ovulasi, vagina akan menjadi basah dan selalu ada mucus tebal yang keluar. Ini menandakan ovulasi berjalan normal. Bila vagina kering, bisa menunjukkan tidak adanya ovulasi.

Sabun antiseptik

Alasan lain vagina kering adalah penggunaan sabun antiseptik terlalu sering. Mencuci vagina dengan sabun antisepstik dapat membuat zat kimia yang terdapat di dalamnya memasuki vagina dan menyebabkan kekeringan.

Gangguan tiroid

Jika Anda memiliki gangguan tiroid, gairah seksual bisa menurun. Pada kadar tiroid yang rendah (hipotiroid) bisa juga terjadi gangguan hormon wanita, sehingga memengaruhi lubrikasi di vagina.

Setelah melahirkan dan menyusui

Pada fase ini, vagina juga bisa menjadi kering akibat penurunan kadar hormon-hormon yang sebelumnya tinggi di masa kehamilan.

Stres

Saat kita mengalami stres kronik, salah satu pengaruh yang dialami adalah ketidakseimbangan hormonal. Akibatnya cairan vagina ikut berkurang.

Menopause

Ketidakseimbangan hormonal, seperti penurunan estrogen, merupakan tanda Anda akan memasuki masa menopause. Selama periode ini ada sejumlah gejala yang akan dialami, termasuk vagina yang kering